PERAN PEMBIMBING DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN KRAPYAK YAYASAN ALI MAKSUM ASRAMA SUNAN GUNUNG JATI

AMIRULLAH, AHMAD (2022) PERAN PEMBIMBING DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN KRAPYAK YAYASAN ALI MAKSUM ASRAMA SUNAN GUNUNG JATI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ALMA ATA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (Abstrak_Bab I_Dapus)
AHMAD AMIRULLOH-131100161.pdf

Download (458kB) | Preview
Official URL: https://almaata.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembimbing dalam menanamkan kedisiplinan santri di Asrama Sunan Gunung Jati Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, pembimbing sebagai guru, ustaz, bahkan orang tua santri di pondok memiliki peranan penting di pada perilaku santri. Dengan ratusan atau santri di Asrama Sunan Gunung Jati dan 10 pembimbing asrama apakah penanaman kedisiplinan santri sudah dijalankan sebagaimana amanah yang diembannya dari kiai atau pengasuh Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode deskriptif disertai pendekatan kualitatif, dan mengambil tempat di Asrama Sunan Gunung Jati Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, pengumpulan data yang dilakukan berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis datanya berupa data yang dikumpulkan dari hasil data lapangan kemudian ditarik menjadi kesimpulan. Sementara itu, pemeriksaan datanya dilakukan dengan metode triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peran pembimbing dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan santri di Asrama Sunan Gunung Jati Yayasan Ali Maksum Krapyak Yogyakarta sudah cukup baik. Sebagaimana hal ini dibuktikan dengan adanya empat indikator penanaman nilai-nilai kedisiplinan terhadap santri: Pertama, kedisiplinan santri dalam menjalankan ibadah dan syariat Islam dan menghindari segala larangannya, seperti senantiasa salat jamaah lima waktu, tidak meminum-minuman keras dan lain sebagainya. Kedua, kedisiplinan santri terhadap tata tertib aturan pondok yang berlaku, seperti halnya tidak membawa HP, TV, Senjata Tajam. Ketiga, kedisiplinan santri terhadap aktivitas keseharian di asrama, seperti halnya selalu bangun subuh, sekolah dan ngaji tidak terlambat. Keempat, kedisiplinan santri terhadap lingkungan pesantren, seperti halnya santri yang selalu disiplin membersihkan kamar dan teras depan sesuai dengan jadwal piket yang telah dibentuk. 2) Tentu, tercapainya empat indikator santri tersebut karena peran pembimbing tidak ada hentinya selalu membimbing, membina, mengingatkan para santrinya untuk menanamkan nilai- nilai kedisiplinan. Di sisi lain, pembimbing asrama memiliki beragam fungsi yakni sebagai ustaz, guru, teladan, pengurus, pengawas bahkan sebagai orang tua di Asrama. 3). Adapun faktor pendukung peran pembimbing dalam menanamkan nilai kedisiplinan santri ialah komunikasi yang baik antara pembimbing dan santri, dorongan orang tua kepada santri di rumah untuk selalu mematuhi peraturan pesantren yang ada, melalui pengajian atau arahan setelah salat berjamaah, dan kultur pesantren yang mendukung. Sedangkan faktor penghambatnya ialah seringnya santri menghubungi walinya melalui HP asrama yang berarti bisa menghambat proses belajar santri selama di pesantren, kurangnya perhatian sebagian pembimbing kepada santri, minimnya kesadaran santri terhadap tata tertib pesantren. Kata Kunci : Kedisiplinan (Disiplin), Peran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: ILMU-ILMU PENDIDIKAN > PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Divisions: FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN > S1 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Depositing User: Yustin Dias Patriana
Date Deposited: 21 Dec 2022 08:14
Last Modified: 21 Dec 2022 08:14
URI: http://elibrary.almaata.ac.id/id/eprint/2370

Actions (login required)

View Item View Item