HUBUNGAN ASUPAN CAIRAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI BALAI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (BPSTW) BUDI LUHUR KASONGAN YOGYAKARTA

PRASETYO, ADI (2018) HUBUNGAN ASUPAN CAIRAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI BALAI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (BPSTW) BUDI LUHUR KASONGAN YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Alma Ata Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (220kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (212kB) | Preview
Official URL: http://elibrary.almaata.ac.id/

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan keadaan dimana terjadinya kenaikan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolic lebih dari 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di Indonesia pada lansia (usia >65 tahun) masih tinggi sebesar 65% dari total kejadian hipertensi menurut golongan umur. Kurangnya asupan cairan terutama air putih yang sering menjadi masalah pada lansia dapat menyebabkan dehidrasi yang kemudian mengganggu fungsi ginjal dalam mengatur volume cairan ekstraseluler dan sekresi renin dalam sistem Renin-Angiotensin yang merupakan sistem endokrin yang berperan mengontrol tekanan darah. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan asupan cairan terhadap kejadian hipertensi pada lansia di Balai Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Yogyakarta. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah observasional analisis dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang berjumlah 47 orang. Tehnik pengambilan sampel dengan cara non random sampling (by purposive sampling). Asupan cairan diperoleh dari wawancara dengan responden menggunakan formulir food recall dan pemeriksaan tekanan darah menggunakan sphygmomanometer. Analisis data di lakukan dengan menggunakan software SPSS berupa analisis univariat dan bivariate. Hasil Penelitian : Sebagian besar responden tidak mengalami hipertensi yaitu 26 orang (55%) dibandingkan responden yang mengalami hipertensi yaitu 21 orang (45%). Asupan cairan responden sebagian besar masuk dalam kategori cukup ada kurang yaitu sebanyak 24 orang (51,1%). Hasil analisis statistik Chi square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara asupan cairan terhadap kejadian hipertensi pada lansia (p=0,00). Hasil analisis statistik Chi square menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin terhadap kejadian hipertensi pada lansia (p>0,05). Kata Kunci : Hipertensi, asupan cairan, lansia

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: ILMU ILMU KESEHATAN > ILMU GIZI
Divisions: FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN > PRODI S1 ILMU GIZI
Depositing User: Dian Nugroho Prasetyo
Date Deposited: 12 Jun 2020 06:55
Last Modified: 12 Jun 2020 06:55
URI: http://elibrary.almaata.ac.id/id/eprint/1302

Actions (login required)

View Item View Item