HUBUNGAN STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KABUPATEN BANTUL

RINANTI, ANNISA TIA (2018) HUBUNGAN STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KABUPATEN BANTUL. Skripsi thesis, Universitas Alma Ata Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (Abstrak_Bab I_Dapus)
ANNISA TIA R.pdf

Download (638kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf

Download (654kB) | Preview
Official URL: http://elibrary.almaata.ac.id

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan Hasil Riskesdas 2013, prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 25,8%. Prevalensi hipertensi di DI Yogyakarta sebesar 25,7%. Perilaku yang digambarkan adanya kemudahan akses dan kurang aktifitas fisik merupakan faktor risiko meningkatnya tekanan darah. Faktor lain yang berhubungan dengan tekanan darah adalah obesitas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan status gizi dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 179 orang lansia berumur ≥ 60 tahun yang berasal dari tiga kelurahan yaitu Kelurahan Piyungan, Bantul dan Srandakan. Pengambilan data menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengetahui identitas responden, status gizi lansia berdasarkan IMT, persentase lemak tubuh, rasio lingkar pinggang panggul dan aktivitas fisik. Data analisis dengan menggunakan analisis univariat (deskriptif) dan bivariat (chi-square). Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan hipertensi (p=0,003, OR=2,7), persentase lemak tubuh dengan hipertensi (p=0,011, OR=2,3), rasio lingkar pinggang panggul dengan hipertensi (p=0,023, OR=2,0) dan aktivitas fisik dengan hipertensi (p=0,001, OR=3,0). Variabel luar yang berhubungan dengan hipertensi yaitu asupan natrium (p=0,00, OR=61,2) dan asupan serat (p=0,027, OR=2,06), sedangkan jenis kelamin (p=0,89, OR=1,0) dan umur (p=0,601, OR=1,2) tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan : Indeks massa tubuh, persentase lemak tubuh, rasio lingkar pinggang panggul, aktivitas fisik dan asupan natrium merupakan faktor risiko kejadian hipertensi, sedangkan jenis kelamin dan umur bukan merupakan faktor kejadian hipertensi. Kata kunci : hipertensi, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, lansia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: ILMU ILMU KESEHATAN > ILMU GIZI
Divisions: FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN > PRODI S1 ILMU GIZI
Depositing User: Dian Nugroho Prasetyo
Date Deposited: 22 Jun 2020 01:50
Last Modified: 22 Jun 2020 01:50
URI: http://elibrary.almaata.ac.id/id/eprint/1576

Actions (login required)

View Item View Item